Tuesday, September 07, 2010

Film Kacangan ini Benar-benar Menyedihkan

Movie is like a drugs. Film itu ibarat heroin, bisa menyebabkan kecanduan dan ketagihan. Bahkan kualitas zat adiktif mereka mungkin hampir setara, hanya saja bedanya yang satu legal dan yang satunya lagi tidak. Kalo dilihat dari segi rupiah, nonton film jauh lebih hemat daripada membeli 1 gram heroin. 2 jam di studio memberi efek yang hampir sama dengan efek yang diberikan oleh heroin, sama-sama berangkat dari dunia nyata menuju dunia fiksi -dan mungkin- jika film itu memang hi-quality bisa saja kita tidak mampu bedakan which is real, which is fiction.

But, in any other case kita mungkin hanya terjebak dalam dunia fiksi film-film kacangan, setelah sama-sama menyerahkan diri pada alur cerita yang disajikan. Berangkat dari dunia nyata menuju dunia fiksi, dan kita hanya berputar-putar mencari jalan keluar ke dunia asal kita selama hampir 2 jam. Dengan jalan keluar adalah sebuah ending yang sangat-sangat bisa ditebak bahkan dari satu jam sebelum film itu berakhir. Damn !

That's my concern.

What the hell was going on with this movies ? kita sebut saja misal :

1. Iron Man 2 -> Hi Tech, Hi Animation, Good Actor, Bad Ending (Rourke keok dengan duet Iron Man hanya dalam beberapa menit saja)
2. Tekken -> Kualitas nya jauh dibandingkan dengan game nya yang legendaris
3. The Expendables -> Many useless movie star. Harusnya Stallone belajar dulu bagaimana menjadi sutradara yang hebat dari Spielberg atau Cameron.
4. Quantum Apocalypse -> Good Poster, Bad Movie. Harusnya film ini terbit tahun 1995 dengan teknologi semacam itu.
5. The Last Airbender -> Thanks God saya ngga jadi nonton

Dan hampir semua film produksi dalam negeri, esp. Maxima's.

Sudah hampir sebulan saya belom menjumpai film-film hi-quality tayang di XXI atau 21cineplex. Sebulan sejak Inception dengan duet Actor-Director nomor satu dunia, Ci Caprio-Nolan, tayang di Indonesia. Kalo udah begini ya terpaksa saya menuju situs download film di internet, ngubek-ngubek arsip film lama yang belom sempet ditonton.

Dan berharap mudah-mudah an nggak pernah tertipu lagi dengan kemewahan poster. Seperti pada kasus waktu saya download Quantum Apocalypse, maw tau bagaimana hebatnya poster itu merangsang saya untuk men-downloadnya ?


Dan ini review dari salah satu user imdb :
"There is really no other way for me to express what this movie is than this: A disaster movie where the only real disaster is the movie itself"

So, how dare you to watch this ? hahaha.

1 comment:

say whatever..