Ciremai.
Memang nggak seterkenal Rinjani atau Semeru, atau bahkan
Kerinci sekalipun. Tapi dengan predikatnya sebagai dataran tertinggi di Jawa
Barat, saya sepakat dengan lutut dan napas untuk mendaki gunung ini meskipun
musim hujan sedang eksis. Trip ini sebenernya sudah basi buat diceritakan, tapi
karena saya pengen cerita ya saya tulis aja. Akhir tahun 2011, atau tepatnya
menjelang tahun baru 2012 trip ini berlangsung.
Diawali dari kaskus, saya lalu dapet temen nanjak (lebih
tepatnya: ngesot) ke Ciremai beberapa hari sebelum hari keberangkatan. Janjian
dengan teman di terminal Sumedang, saya harusnya bertemu dengan rombongan
Sumedang + Bandung di sana besok harinya. Skip-skip-skip, gear sudah ready
semua dan saya sudah konfirmasi ke lutut dan napas kalau mereka bisa
bekerjasama di suhu berapapun, ketinggian berapapun, dan trek seperti apapun.
Confirmed !